
METROPOST1.COM, Serang — Kawasan komplek Perbari Modern Cikande Kabupaten Serang diduga besar akan dikepung limbah batubara fly ash.
Terlihat dengan adanya beberapa aktivitas penumpukan limbah batubara fly ash di setiap lokasi di kawasan belakang pabrik modern yang tampak dari depan terlihat indah rapih dan sejuk namun menyimpan limbah yang ditenggarai besar akan membuat lingkungan tercemar.
Limbh Fly as berpengaruh pada penurunan kualitas hidup
Peneliti dari Pusat Penelitian Geoteknologi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Iwan Setiawan mengatakan, fly ash dan bottom ash merupakan produk sisa dari pembakaran batu bara. Tidak menampik bahwa limbah fly ash dan bottom ash memang memiliki potensi negatif memengaruhi kualitas lingkungan hidup dan masyarakat.
“Saya tidak tahu persis kalau dampaknya ke lingkungan. Ya ada, tapi bisa di-treatment. Cuma kalau treatment-nya seperti apa saya kurang tahu,” kata Iwan Setiawan seperti dilansir media online nasional
Sementara itu, Koordinator JATAM, Merah Johansyah mengatakan, fly ash dan bottom ash memiliki potensi untuk mencemari sungai dan laut yang menjadi pusat kehidupan masyarakat pesisir.
“Limbah ini kalau tercemar ke air membuat biota ikan mati, itu terjadi baik di masyarakat yang hidup di pesisir sungai dan laut. Padahal 82 persen perusahaan batu bara di Indonesia letaknya di wilayah pesisir. Jadi ini kejahatan sistematis pemerintah pada masyarakat pesisir,” kata Merah, seperti diberitakan media beberapa lalu (Suryadi Banten)

