
Metropostnews.com-Cirebon – Berkomitmen terhadap upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup khususnya di lingkungan Sekolah, SDN Bima Kota Cirebon menerima penghargaan Anugerah Raksa Prasada tahun 2024 kategori Sekolah Berbudaya Lingkungan / Adiwiyata.
Plakat dan piagam penghargaan dari Gubernur Provinsi Jabar, Bey Machmudin diterima langsung Hj Eva Resna Hendawati bertepatan dengan Hari Cinta Puspa dan Satwa (HCPSN) tingkat Provinsi Jabar di Plaza Gedung Sate Bandung, Rabu (11/12) lalu.
Atas penganugerahan Raksa Prasada tersebut, Hj Eva Resna Hendawati mengaku bersyukur dan menyampaikan terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bersinergi dalam pelestarian lingkungan hidup sehingga Sekolah yang dipimpinnya meraih predikat Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi.
“Alhamdulillah, kami merasa bahagia dan bangga sekali karena tim Adiwiyata SDN mendapatkan penghargaan Raksa Prasada dari gubernur Jabar kategori sekolah berbudaya lingkungan.Terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan,” kata Eva.
Berkat tim Adiwiyata Sekolah, lanjut Eva, dan didukung Paguyuban Kelas, Komite sekolah yang memiliki peran penting dalam membantu terlaksananya pengembangan Sekolah Adiwiyata tingkat Provinsi Jabar.
“Support serta bimbingan kami rasakan dari DLH, rekan di Sekolah, paguyuban kelas juga komite Sekolah, SMPN 7 sangat dirasakan, kami ucapkan terima kasih,” ungkapnya.
Ia menandaskan, bahwa Adiwiyata bukan sekedar lomba, akan tetapi, sebuah gerakan dimana harus terus berkelanjutan.
“Kami sadar dan ini harus dipertahankan,v terutama program pada tahun 2025. Dimana kami telah memiliki konsep dan akan dituangkan secara tertulis kemudian dimasukan ke kurikulum sekolah, ” sebutnya.
Diantaranya, dengan membentuk beberapa tim yang terbagi dalam ; tim konservasi tentang pengelolaan sampah, tim konservasi air energi lalu inovasi tentang Adiwiyata dengan terus membangun kemitraan.
“Tantangan kami adalah bagaimana mempertahankan anugerah penghargaan ini, terutama saya selaku Kepala Sekolah dimana harus me-manage, memantau, mengevaluasi dan merefleksi setiap kegiatan. Sehingga kerja tim, semua warga sekolah dan lainnya dapat memper pertahankan serta terus melaksanakan gerakan hidup sehat. Terutama dalam pemeliharaan penyegaran tanaman. Sehingga Sekolah nampak asri, aman teduh, bersih dan sehat,” pungkasnya.
(Cepi)

