
METROPOSTNews.com | Kab. Tangerang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang meminta pemerintah daerah serius mengenai kesehatan korban bencana banjir di Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.
Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang, Deden Umar Dani mengatakan, pemerintah seharusnya siap memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat sebelum masalah menimpa warga.
“Dampak gangguan kesehatan tentunya sudah dapat dianalisa akan terjadi, sehingga pemerintah harus hadir melayani masyarakat dan jangan menunggu munculnya masalah terlebih dahulu,” ucapDeden Umar Dani, Selasa 15 Februari 2022 lalu.
Deden juga mengungkapkan, pelayanan kesehatan di tingkat bawah seperti Puskesmas, seharusnya sigap dalam mengaktifkan posko kesehatan warga yang terutamanya di lokasi banjir tersebut.
“Yang terpenting juga kasus pada kejadian bencana banjir seperti di kampung Gaga itu, semua pihak tau sudah berapa lama terjadi. Dan dampak apa yang akan dialami para korban terdampak bencana tersebut,” tutur dia.
Deden menegaskan, pemerintah daerah harus serius dalam menuntaskan penanganan bencana banjir yang sering terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Tangerang.
“Upaya penanganan bencana banjir, jangan lagi hanya sekedar fokus pada pasca bencana. Tetapi yang harus di kedepankan adalah upaya menghilangkan potensi-potensi sumber bencana banjir,” terang dia.
Ditambahkan Deden, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait dapat bergerak bersama dalam upaya penanganan potensi sumber bencana banjir tersebut dan langsung bisa terintegrasi sampai tuntas.
“Jangan lagi nanti hanya selesai pada seremonial dan menengok korban terdampak bencananya saja. Dan masyarakat pun tidak terus-menerus menjadi korban bencana banjir,” kata Deden.
Asmah (50), salah satu warga Kampung Gaga, Desa Tanjung Pasir, Kecamatan Teluknaga menuturkan, bahwa warga yang terdampak banjir pada beberapa bulan lalu di wilayahnya saat ini mulai terserang penyakit kulit.
Asmah juga mengungkapkan bahwa dirinya bersama warga lain telah mengutarakan hal itu kepada pihak terkait. Namun, hingga saat ini belum ada petugas medis yang datang dan memberi pelayanan.
“Pernah sekali diberi berobat, ini kaki pada gatal kalau malam. Tidak pernah ada yang datang dari pemerintah, ada juga dari desa cuma keliling doang. Ada juga dari ABRI ngasih sembako bulan kemarin,” ungkap dia. (Aditya)



1 thought on “Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Minta Pemkab Serius Tangani Korban Banjir”