Metropostnews.com-Kabupaten Tangerang – F-RTLH Kecamatan Sukadiri secara simbolis serah terima rumah layak huni Program Gerakan Bersama atasi kemiskinan Ekstrem dan cegah Stunting di 4 desa wilayah kecamatan Sukadiri, acara simbolis penyerahan rumah layak huni dilokasikan kampung kebon cau desa Kosambi Kecamatan Sukadiri pada, Kamis 26 September 2024.
Dalam sambutannya Ketua Forum RTLH Kecamatan Sukadiri H.Misbach , S.Sos mengatakan, ” Kami sebagai pelaksana kegiatan Program unggulan Bupati Tangerang TA 2024, mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam program F-RTLH tahun 2024 di Kecamatan Sukadiri sehingga kegiatan ini dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan bersama.”tuturnya.

Sambung ketua forum penanganan rumah tidak layak Huni (F-RTLH) Adanya Program Unggulan Pemerintah Kabupaten Tangerang bertujuan mengatasi kemiskinan ekstrim dan pencegahan stunting pada masyarakat kurang mampu bisa membantu kesulitan masyarakat sekitar.
“Mudah-mudahan kedepannya program ini masih terus Axis untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Tangerang, Untuk tahun ini kami melaksanakan bedah rumah sebanyak 38 unit rumah diantaranya di desa Karang serang 12 unit, desa sukadiri 12 unit, desa Kosambi 12 unit, dan di desa mekar kondang 2 unit, semua sudah selesai di kerjakan dan hari ini kami adakan seremonial penyerahan dari F-RTLH ke dinas perkim, selanjutnya kecamatan, desa dan kemudian di serah terimakan ke KPM,” Ucap H. Misbach.
Di tempat yang sama Kepala desa Kosambi Dede mengatakan, Sangat mengapresiasi atas program Bupati Tangerang yaitu Bantuan F-RTLH yang sudah di terima warga desa kosambi
“Alhamdulillah pada hari ini Bantuan Program gerakan bersama Atasi kemiskinan ekstrem dan cegah stunting di desa kosambi sudah dilakukan serah terima, terimakasih saya tuturkan atas bantuan rogram ini yang di realisasikan pada warga desa kosambi semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi penerima manfaat (KPM) dan sedikit pesan, agar rumah yang sudah di bangun menjadi rumah layak huni, bisa terus di rawat.”tutupnya.
(tuti)