METROPOST1.COM — Nama KERAKAH sendiri diambil dari Bahasa Indonesia, adalah sejenis kapal layar pelintas samudra yang dikembangkan di abad ke-14 dan ke-15 di Eropa untuk keperluan berniaga bangsa Eropa dari Laut Tengah ke Laut Baltik. Dirasa unik dan mewakili visi dan misi, maka diambil lah KERAKAH sebagai nama band Unit Metal asal jakarta yang memiliki 6 personel ini.
“ini kami rasa cukup unik dan bisa mewakili visi misi kami yang siap kembali mengarungi samudra dan memecah ombak permusikan Indonesia”
Dilanjutkannya, bahwa konsep musik KERAKAH adalah hasil respon dan cara pandang kami melihat lingkungan sekeliling dimana kami berinteraksi, mencaci-maki, mengkritik dan dikritik, dan sebagainya. Dan untuk urusan lirik kami lebih memfokuskan ke respek juga hubungan seseorang dengan diri sendiri, hubungan anak dengan orang tua, manusia dengan tuhannya, sampai pemaksaan karakter diri. Bagian dari proses interaksi dan respon tadilah yang membentuk image dan attitude kami.
KERAKAH sendiri berdiri pada Mei 2005, pada awalnya bernama PEOPLESHIT. Mulanya ide dari 2SATU yang berinisiatif untuk membuat unit metal bersama INGGA. Dua orang ini memulai pencarian personil sebagai line up pertamanya dengan mengusung konsep visual dan musik yang terpengaruh oleh Slipknot dan band sejenisnya.

Seiring perjalanan waktu, muncul permasalahan internal, pergantian personil, dan banyak panggung yang telah dilewati. Sampai akhirnya kami memutuskan untuk berhenti di 2017 dan fokus ke kehidupan pribadi masing-masing.
2020 menjadi tahun untuk kami berpikir keras. Tahun hitam dimana pandemi sedang berlangsung dan kami memutuskan untuk kembali. Bukan keputusan mudah untuk kami dengan banyaknya pertimbangan menilai baik buruknya apakah band ini akan berjalan kembali. Buat kami perubahan penting dilakukan agar energi positif bisa kami bentuk. Akhirnya kami memutuskan untuk berganti nama sebagai identitas baru, merubah kebiasaan, merubah pola proses kreatif, sampai meletupkan api dalam diri. Kami sepakat berjalan dengan identitas baru sebagai KERAKAH.
Proses kreatif sedang berjalan dan materi yang dihasilkan cukup membuat kami puas. Semoga semua proses kreatif dan produksi berjalan baik. Dan besar harapan kami, semua berjalan lancar untuk bisa segera kami rilis sesuai timeline.
“Kamis, 27 Mei 2021 adalah hari dimana debut single pertama kami “TITIK MATI” telah dirilis di semua platform digital (Spotify, JOOX, Apple Music, Dezeer, YouTube Music, Amazon Music, Resso, Tiktok, Line Music, QQ, I Heart Radio). Single ini adalah peluru tertajam yang ditembakkan sebagai bentuk kembalinya kami. Dan selanjutnya di Minggu, 30 Mei 2021 Kami akan merilis Video Klip “TITIK MATI” via Youtube Music”.
KERAKAH are:
INGGA – Vocal
GRENDY – Guitar
AL – Guitar 2
SATU – Bass
GINZA – Drum
3XO – Turntable, Sampling
CHUBANX – Percussion, Backing Vocal
KANDUNGAN DALAM LIRIK “TITIK HITAM”
ADALAH Tentang kita yang terjebak di dalam system dunia. Dunia yang semua dimanipulasi untuk kepentingan golongan. Tanpa berpikir efek baik dan buruk. Mungkin semua ini perlu direstart dan jalani semua kembali dari awal.
Recorded at Plug Studio. Mixed at Plug Studio.
Mastered at Plug Studio. Produced by Kerakah.
Mixed & Mastered by Gema Randitha.
-SOCIAL MEDIA-
Desty page: www.desty.page/kerakah
Instagram: www.instagram.com/@kerakah_
Facebook: www.facebook.com/kerakah
Spotify: www.spotify.com/artist/kerakah
1 thought on “KERAKAH, Unit Metal Dari Jakarta Siap Memecah Ombak Permusikan Indonesia”