
METROPOSTNews.com | Lebak – Maulid Nabi Muhammad adalah salah satu momen penting yang dirayakan oleh umat Islam di Indonesia dan dunia. Memahami sejarah singkat Maulid Nabi Muhammad sangat penting dilakukan agar menumbuhkan rasa cinta kepada Nabi terakhir tersebut.
Maulid Nabi merupakan peringatan kelahiran manusia paling mulia yang dilahirkan di tengah keluarga Bani Hasyim di Mekkah. Tepatnya pada hari Senin, 12 Rabiul Awal di Tahun Gajah. Sebagian ulama berpendapat ini bertepatan dengan tanggal 20 atau 22 bulan April tahun 571 M.
Kelahiran sang Baginda bertepatan dengan peristiwa tentara bergajah menyerang Ka’bah atau Amul Fiil pada tahun 571 kalender Romawi. Nabi Muhammad dilahirkan oleh ibu yang bernama Aminah dan Ayah bernama Abdullah
Hal ini yang membakar semangat warga memeriahkan dalam memperingati hari lahirnya nabi Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam di Tujuh RT yang ada di desa Pegelaran kecamatan Malingping kabupaten Lebak-Banten yang bertempat di Masjid Al-Mujahidin pada hari Selasa tanggal 18 Oktober 2022.
Kegiatan ini di mulai dari pagi sampai malam hari dengan berbagai kegiatan diantaranya kegiatan lomba sambung ayat, marawis,adzan,pildacil sementara sore hari di isi dengan kegiatan lomba pawai kreasi dari Tujuh RT ditambah dari anak muda Palpala dan di tutup pada malam harinya dengan ceramah agama yang di isi oleh Ustd Aang Abdullah Zein,M.PD.I dari kota Sukabumi
H.Juanda, selaku ketua panitia maulid Nabi mengatakan bahwa kegiatan maulid kali ini Alhamdulillah sangat meriah dari sebelum-sebelumnya, maulid kali ini di isi dengan kegiatan perlombaan keagamaan untuk anak-anak ditambah lomba pawai dari tujuh Rt ditambah Palpala Caldera organisasi pecinta alam, lingkungan hidup dan kemanusiaan dari anak-anak muda yang mengikuti lomba untuk mendapatkan piala bergilir, dengan diadakannya kegiatan lomba sebelum acara inti, harapan kedepan nantinya anak-anak generasi muda bisa meneruskan tradisi maulid seperti ini dan semoga kedepannya bisa lebih meriah lagi Uajrnya.
Tongas, ketua Palpala Caldera mengatakan bahwa kami sebagai organisasi pecinta alam lingkungan hidup dan kemanusiaan sangat cinta kepada nabi Muhammad maka dari itu kami ikut memeriahkan maulid kali ini sebagai bukti kecintaan kami kepada nabi Muhammad. Kami juga tidak mengharapkan apapun meski tadi kami ikut pawai kreasi, akan tetapi kami mengharapkan keridhaan Allah SWT. Selain itu kami organisasi yang biasa, hadir untuk memberikan warna baru di acara keagamaan. Alhamdulillah masyarakat sangat apresiasi kehadiran kami di acara maulid ini, kami juga berharap semoga anak muda lebih mencintai nabi Muhammad dan semoga maulid Nabi kedepan bisa meriah lagi lebih dari ini, dan anak muda supaya lebih mencintai nabi kita Muhammad Shalallahu ‘Alaihi Wasallam Ungkapnya. (Hasan)

