
METROPOSTNews.com | Kuningan – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran Covid-19, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Linggajati meniadakan sementara jam besuk atau kunjungan bagi pasien rawat inap. Demikian disampaikan Direktur Utama RSUD Linggajati, dr. H. Edi Martono, MARS., saat ditemui di RSUD setempat, Jl. Bandorasa Wetan, Cilimus, Kabupaten Kuningan, Rabu (23/2/22).
“Ini upaya kami dalam pencegahan Covid-19 yang kini kembali meningkat, untuk sementara waktu mulai Selasa (22/2) tidak ada jam kunjungan pasien rawat inap dulu,” kata dr Edi.
Dijelaskannya, Kebijakan tersebut diterapkan untuk mengurangi resiko penyebaran Covid-19 terhadap pasien. Terlebih, saat ini grafik penyebaran Covid-19 kembali meningkat.
“Ini merupakan langkah antisipasi, kita tidak tahu apabila pengunjung tersebut misalkan positif, Sementara kondisi pasien yang dikunjungi fisiknya sedang menurun, kan bisa ketularan,” jelasnya.
Terkait Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur pasien Covid-19 saat ini mengalami kenaikan sekira 56 persen.
“Kasusnya naik lagi, perhari ini ada 17 tempat tidur terisi dari kapasitas 30 tempat tidur yang kita siapkan,” sebutnya.
Ketujuh belas pasien terkonfirmasi positif tersebut, menurutnya, selain dari Kuningan, juga berasal dari luar daerah. Seperti dari Majalengka dan Cirebon.
“Ada dari luar Kuningan, karena RSUD Linggajati merupakan salah satu Rumah Sakit rujukan. Kami disini telah siap mengantisipasi kemungkinan adanya gelombang ketiga. Tapi mudah-mudahan tidak terjadi,” harapnya.
Kepada masyarakat, ia pun menghimbau untuk selalu disiplin dalam mematuhi protokol kesehatan.
“Meskipun dalam penerapan PPKM ada kelonggaran, tetap jangan mengabaikan Prokes. Supaya, secara fisik kita bisa usaha, tetapi kesehatan kita tetap aman,” pungkasnya. (Cepi)

