
METROPOSTNews.com | INDRAMAYU – Kepala Desa Temiyangsari kecamatan Kroya Kabupaten Indramayu Kaerudin buat pernyataan kontroversi terkait angaran uang dana desa (DD) yang bukan uang Negara hal ini memicu polemik di kalangan masyarakat, pada saat itu Kaerudin yang merupakan orang nomor satu didesanya sempat mencatut nama media sontak saja dari seluruh awak media yang mendengar pernyataan tersebut bereaksi keras untuk menyikapi lebih lanjut Senin 12/12/2022.
“Kepala Desa Temiyangsari Kaerudin picu polemik pernyataan nya menjadi virall !! di sosmed (sosial media) kejadian tersebut pada saat memperingati hari anti korupsi sedunia jumat 9/12/2022 yang lalu dirinya mengatakan bahwa angaran uang dana desa (DD) bukanlah uang Negara, tentu saja memicu reaksi keras terhadap masyarakat, di sisi lain diduga ada narasi yang mencatut marwah lembaga pers yang mana telah diatur dalam undang-undang pers dalam semua kegiatan nya dilindungi undang-undang yang sudah dituangkan.
Kaerudin sendiri di anggap harus bertanggung jawab atas pernyataan yang telah viral akhir-akhir ini.
Dalam peryataan tersebut dirinya mengatakan, seolah-olah semua kuwu tidak benar semuanya dalam pandangan kami sebagai kuwu mohon maaf “katanya
iapun menjelaskan didepan semua rekan kuwunya kami ini meyelamatkan dana desa pak, bukan dana Negara’”, begitu imbuhnya.
Sementara ia mengatakan dengan lantang menyinggung serta membawa-bawa media seolah-olah menakuti-nakuti para kuwu ia pun meyatakan bahwa itu adalah oknum media kita jangan takut kalo kita benar”, trgasnya.
Hal ini sejumlah insan pers bereaksi keras mempeetayakan ucapanya seakan-akan peran media menjadi momok yang mengerikan bagi seorang pejabat kuwu atau yang lebih dikenal kepala desa, menurut komentar Urip Tiandri ketua organisasi (WWN) Wadya Warta Nusantara advokasi wartawan Indonesia yang berada di kabupaten Indramayu, kuwu tersebut patut dipertanyakan.
Urip Triandri beserta rekan-rekan dari insan pers datangi kantor dinas DPMD Indramayu untuk mempertanyakan statement dari seorang kuwu yang menganggap dana desa bukan dari negara, pihak DPMD sendiri dicecar beberapa pertanyaan terkait uang Dana Desa yang di klem oleh oknum kuwu temiyang sari bukan dari uang Negara.
Baca Juga Kampung Tawang Negri Mohon Pemerintah Untuk Sarana Pendidikan Serta Kesehatan
Selanjutnya pihak DPMD sendiri mempertegas bahwa uang Dana Desa adalah uang Negara, sebut saja dari salah satu pejabat DPMD Erwin Sujadi ia menjabat sebagai analis kebijakan mengucapkan terimakasih kepada semua awak media atas informasinya, ia pun berjanji akan menyampaikan langsung ke kadis selaku pimpinan apa yang menjadi keinginan dari rekan-rekan media akan saya sampaikan”, tungkasnya. ( Masno )

