
METROPOSTNews.com | Cirebon – Layanan kunjungan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas 1 Cirebon secara tatap muka terbatas mulai hari ini dibuka.
Kepala Lapas Kelas 1 Cirebon, Kadiyono melalui Kepala Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), I Gusti Lanang mengatakan layanan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran (SE) DirjenPAS No 1 PAS-12.NN.O1.01 Tahun 2022.
“Kebijakan tersebut langsung Kami sosialisasikan kepada seluruh WBP yang ada di Lapas Kelas 1 Cirebon,” kata Gusti.
Ia menyebutkan, terdapat beberapa syarat dan ketentuan layanan kunjungan tatap muka secara terbatas. Diantaranya,
Pengunjung membawa Identitas asli (KTP dan KK) dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
“Pengunjung merupakan keluarga Inti (Orang Tua, Saudara Kandung, Suami/istri, Anak) dibuktikan dengan Kartu Keluarga maksimal 3 (tiga) orang,” sebutnya.
Selain itu, tambahnya, Pengunjung Wajib selesai Vaksin Booster dibuktikan dengan Aplikasi Peduli Lindungi.
“Apabila belum lengkap, pengunjung membawa hasil Swab Antigen yang masih berlaku, (Swab Tes 3 x 264 Jam, Antigen 1x 24 Jam), Pengunjung (anak-anak) diatas 12 tahun wajib Vaksin,” paparnya.
Lebih lanjut disampikan, setiap Warga Binaan hanya mendapatkan kesempatan menerima kunjungan tatap muka 1 (satu) kali dalam seminggu dan sudah vaksin booster.
Sementara bagi pengunjung atau Warga binaan yang belum Vaksin Booster, masih kata Gusti, pihaknya menyediakan layanan kunjungan secara virtual (Video Cali atau Zoom).
“Durasi kunjungan tatap muka selama 30 (tiga puluh) menit, bagi keluarga yang berasal dari luar kota Ciayumajakuning dan 45 menit pengunjung diluar Ciayumajakuning,” jelasnya.
Terkait layanan pendaftaran kunjungan tatap muka, sambungnya, dibuka pada hari Senin s.d. Kamis dan hari Sabtu mulai pukul 08.30 – 11.00 (Jum’at, Minggu, dan tanggal merah libur).
“Dan ada beberapa ketentuan lainnya, ” ucapnya.
Sementara itu, salah satu WBP asal Bekasi, Alfian, menyambut baik kebijakan tersebut. Menurutnya, hal tersebut menjadi penawar rindu setelah selama dua tahun tidak dapat bertemu dengan keluarganya.
“Sangat senang sekali mas, terima kasih kepada jajaran Lapas Cirebon karena berkat layanan tatap muka biarpun secara terbatas, hari ini saya bisa ketemu lngsung dengan keluarga,” ungkapnya saat ditemui keluarga.

