
Metropostnews.com|Banjar
Herni, seorang gadis berusia 21 tahun warga Dusun Rancakole RT 07 RW 02 Desa Mulyasari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, dikabarkan menghilang dan belum kembali ke rumah orang tuanya.
Orang tua dan warga setempat pun masih menanti kabar hilangnya gadis berusia 21 tahun tersebut.Mewakili keluarga, Kandar, mengatakan, Herni menghilang sejak tiga hari yang lalu ketika pergi dari rumah orang tuanya, tepatnya hari Jumat 19 Mei 2023 sekitar pukul 18.00 WIB.
Saat itu, yang ada di rumahnya hanya ayah dan satu orang saudaranya (keponakannya) yang masih anak kecil. Kondisi ayahnya dalam keadaan sakit, sehingga tidak memperhatikan anaknya akan pergi.
Keluarga telah melakukan pencarian ke tempat tinggal sebelumnya,yaitu di dusun Sukaharja desa Karyamukti, karena sebelumnya orang tua dan warga beranggapan dia menginap di rumah kerabatnya, tapi setelah ditelusuri ke alamat tersebut mereka pun tidak mengetahuinya
Orang tuanya pun tidak menyangka kalau anak bungsunya pergi dan sampai saat ini belum kembali, keluarga sangat mengkhawatirkan keadaan anak bungsunya itu, dikarenakan Herni mengalami keterlambatan berpikir dari sejak kecil
Ditemui di kediaman orang tuanya Uun(60 thn) yang merupakan ibu dari Herni menyatakan saat pas kejadian dia sedang berada di rumah heti(37 thn) yang merupakan kakak dari Herni
“Sebenarnya handphone dia sempat aktif tapi setelah ditelepon nggak diangkat ,gak lama kemudian hp-nya langsung mati dan tidak bisa dihubungi”jelas Uun
Kami dibantu para warga sudah melaporkan kejadian ke pemerintahan Desa Mulyasari,dan juga melaporkan ke pihak Polres kota Banjar tentang kehilangan anak kami,untuk masyarakat sekitarnya mohon bantuannya kalau melihat anak kami yang sesuai dengan difoto segera menghubungi keluarga dan juga bisa menghubungi pemdes Mulyasari”pungkasnya
