METROPOST1.COM, Lebak — Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) melakukan kunjungan kerja (Kunker)ke sejumlah tempat di wilayah Kabupaten Lebak bagian selatan, Rabu, (10/11/2021).
Salah satunya berkaitan dengan rencana pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, di Cilograng.
Gubernur juga mengatakan, selain itu, ia ingin memastikan pelaksanaan pembelajaran tatap muka di sejumlah sekolah, termasuk kondisi gedung dan fasilitas belajar sekolah yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Banten.
“Pada program kunjungan ini saya ingin melihat langsung infrastruktur yang sudah saya bangun,” kata WH kepada sejumlah wartawan.
Saat ini masyarakat di wilayah Cilograng, yang merupakan salah satu Kecamatan yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Barat, sangat membutuhkan dekatnya pelayanan kesehatan. Sementara ini, masih banyak yang memilih berobat ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi, Jawa Barat.
“Kita akan bangun Rumah Sakit di daerah perbatasan, kita bangun berbagai fasilitas yang memadai, agar masyarakat tidak terlampau jauh untuk mendapatkan pelayanan,” kata WH.
“Rencananya pembangunan fasilitas kesehatan itu, akan dimulai bulan Januari 2021 nanti. Tujuannya supaya daerah pinggiran-pinggiran Provinsi terakomodir kebutuhan layanan dasarnya,” terang WH.
“Rumah sakit tipe D, kalau tidak salah dua atau tiga lantai. Targetnya kita ingin seperti rumah sakit yang di Serang, delapan lantai,” pungkasnya.
Sementara, dihubungi terpisah melalui pesan whatsapp (Wa) nya, salah satu Tokoh masyarakat Lebak Selatan, yang juga sebagai Anggota DPRD Provinsi Banten, H.IIp Makmur, melalui awak media mengucapkan selamat datang kepada Gubernur Banten, dan menyatakan Apresiasinya atas rencana pembangunan Rumah Sakit di Cilograng.

“Pertama, saya ucapkan selamat datang kepada Bapak Gubernur di wilayah perbatasan Banten dan Jawa Barat. Kedua, saya berucap Terima kasih atas rencana Pemerintah Provinsi Banten yang akan membangun Rumah Sakit di Cilograng.” kata IIp, Rabu (10/11/2021).
Lanjut IIp, “selama ini masyarakat Cilograng dan sekitarnya di Lebak selatan, apabila sakit lebih memilih untuk berobat ke Jawa Barat, karena akses yang lebih dekat.” terang IIp.
IIp berharap, mudah-mudahan pembangunan Rumah Sakit ini sesuai dengan harapan, dan bermanfaat bagi masyarakat banten, dan mudah-mudahan dalam proses pembangunannya dilakukan secara Transparan dan Akuntabel, sehingga tidak ada bentuk penyelewengan apapun, demi masyarakat Banten. (N@nk Roesnandar)