METROPOST1.COM, Garut — Group POP Sunda (2D) dengan Genre Musik Melayu & Erenger dari kawasan Cikajang kabupaten Garut Jawabarat berhasil mengangkat soundtrek lagu khusus daerah Cikajang di musik perdana Sunda.Yang digawangi lima personil H.Ardy ( Vokalis ), Ujang Karisman (Gitaris), Deni Taryani ( keyboard), Gilang ( Kendang ), Deni Quy ( Arenjer ), dan pendukung Baban ,Asep ,Asep Athe.
Semua pemain berasal dari cikajang kabupaten Garut siap melejit dengan Album perdana bertajuk ‘Cikajang Ramah dan Emut Wae”, Yang launching di cafe Boga Ade Abung kawasan Cikajang.

Group Musik POP Sunda(2D) Genre musik melayu & erenger yang kedepanya bisa di rekomendasikan oleh bapak Camat Cikajang. H.Ardy ( Vokalis ), pria kelahiran Asal Cikajang, kabupaten Garut saat ditemui di rumahnya (25/04/2021), kepada metropost1.com mengatakan “Pada Album perdananya, Grup Musik Melayu bermain di jalur musik pop Sunda Daerah yang diciptakan Deni Taryani. Mereka menyuguhkan 1 kaset Full dan 1 Album Full tembang pop Sunda modern. ‘Lagu yang tersaji pada album perdana ini, terinspirasi dengan adanya potensi wisata yang ada di daerah Cikajang yaitu curug Orok serta Giriawas yang selalu ramai didatangi oleh pengunjung wisata Lokal dan Luar kabupaten Garut.
H Ardy sang vokalis, menambahkan, lagu Cikajang Ramah sengaja dipilih menjadi Hit single lantaran beberapa pertimbangan. Personil Grup POP Sunda (2D )akan tetap menjaga supaya Garut ini nyaman dan aman serta disukai dari luar Kabupaten Garut
“Group POP Sunda ( 2D) tidak hadir dengan mengandalkan bakat saja. Namun, personil yang bermain dijalur musik pop Sunda modern ini tampil dengan rentetan pengalaman di berbagai event lokal di Kabupaten Garut. Seluruh Personil Grup POP Sunda Moderen, hampir pernah menyabet juara pada event lokal. Sementara Cikajang Ramah diambil dari nama daerah kelahiran lima personil Grup POP Sunda Moderen, yakni Kalau diterjemahkan berarti Nyaman”
Materi musik yang ingin diperkenalkan ini memang sederhana dan tidak rumit. Kemahiran persnonilnya dalam menciptakan lirik, membuat komposisi, menggali aransemen, skil tekhnis, juga memiliki kualitas dalam recording. ”Kita hadir bukan untuk coba-coba. Tapi sudah siap tempur di pasar musik Indonesia. Apapun resikonya,’.
Harapan Grup POP Sunda (2D) asal Cikajang kabupaten Garut ini adalah mammpu menjadi salah satu pendatang baru yang ngetop di belantika musik Indonesia.
(Alfaqir)