
METROPOST1.COM, Taliabu — Pedagang pasar baru Desa Wayo Kecamatan Taliabu Barat Kabupaten Pulau Taliabu Maluku Utara (Malut) banyak yang mengalami penurunan pendapatan bahkan ada juga yang bubar karena minimnya pembelian di tengah Pandemi Covid-19., Senin (27/09/2021).
Salah satu pedagang pasar yang enggan namanya dipublikasi saat dikonfirmasi metropost1.com mengatakan, di dalam pandemi Covid-19 ini, sangat minim pendapatan karena minimnya pembeli, bahkan kami mengalami penurunan pendapatan sampai 50% sehingga banyak pedagang pasar yang bubar karena kekurangan pelanggan.
“Sebelum Pandemi Covid-19 pendapatan kita sehari Rp 1.000.000 bahkan lebih tapi setelah Pandemi Covid-19 Rp 500.000 sehari itupun belum tentu bahkan banyak teman-teman kita bubar karena minimnya pelanggan” ujarnya.
Tak hanya itu, pihaknya juga berharap agar Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu agar menertibkan tarif TKBM Tenaga Kerja Bongkar Muat, karena mereka mematok tarif bongkar muat terlalu besar, tarif TKBM dan tarif dari kapal sama harganya.
“Saya berharap agar pemerintah menertibkan tarif yang dipatok TKBM karena menurut saya harga yang di patok Rp 1000 per koli itu terlalu beras apalagi di tengah Pandemi Covid-19 seperti sekarang ini” harapnya. (Ihky)


