
Metropostnews.com | Bener Meriah – Gajah liar kembali turun kepemukiman warga,yaitu ke Desa Pancar Jelobok kecamatan Pintu Rime Gayo Kabupaten Bener Meriah.
Hari ini Sabtu 18/2/2023 ke media ini salah satu perangkat Desa Pancar Jelobok menceritakan
Bahwa gajah liar sejak sejak bulan Januari yang lalu telah turun ke pemukiman warga tepatnya dusun Tran 3 Dusun Berlian dan Dusun Permata Desa Pancar Jelobok.
Sejak awal bulan Januari turunnya kembali gajah liar,tidak adanya penanganan serius dari pihak Pemerintah maupun pihak MKSDA sehinga gajah liar telah merusak 7 (tujuh) unit rumah warga.
adapun ke 7 rumah yang di obrak abrik gajah liar tersebut , yang terletak di Dusun Tran 3 berjumlah 5 (lima ) unit,Dusun Berlian 1 ( satu ) unit,Dusun Permata 1( satu) unit.
Saat media Metropostnews.com menghubungi Camat Pintu Rime Gayo Eddi Iwansyah Putra.SH. menjelaskan “Saat Pj Bupati Bener Meriah Drs.Haili Yoga.Msi,Jumat 18/2/2023 turun kelapangan langsung mendegarkan keluh kesah warga,atas keresahan warga Desa Pancar Jelobok,warga memohon pada Bupati untuk memindahkan gajah liar kepenangkaran yang terletak di Saree.
Warga juga meminta untuk membangun pagar kejut listrik”
Atas permohonan warga tersebut,Pj.Bupati Bener Meriah,telah menyampaikan ke BKSDA berkerja sama dengan CRU ACEH,dengan telah di sampaikan oleh Pj Bupati Bener Meriah tersebut,
Pihak BKSDA dan CRU ACEH tanggal 22/2/2023 ini langsung berkerja,namun demikian butuh proses yang matang untuk pemindahan gajah liar tersebut,serta persiapan tim yang di turunkan,dan harus komunikasi lintas sektor.
Untuk saat ini ,tim BKSDA dan CRU ACEH patroli seputaran Desa Pancar Jelobok untuk menjaga warga agar tenang dan bisa beraktivitas.
Pada informasi sementara dari Leader CRU DAS Peusangan Bahtiar Jumat 17/2/2023 mengatakan,gajah liar telah berpindah ke Dusun Teget,Desa Blang Rakal.
Adapun penangan dari Pemerintah Kabupaten Bener Meriah,Pj Bupati Drs.Haili Yoga.Msi.telah menurunkan bantuan logistik untuk 30 KK.Atas dampak gajah liar tersebut. (J)

