METROPOSTNEWS.COM/JAKARTA– Aktor El Rumi tampil luar biasa. Anak kedua musisi Ahmad Dhani ini, berhasil mengalahkan Jefri Nichol di atas ring tinju bertajuk Superstar Knockout yang digelar di Mahaka Square, Kelapa Gading, Jakarta Utara pada Jumat, 17 November 2023.
Duel sengit itu terjadi mulai sekira pukul 23.48 WIB dengan total empat ronde. Sejak awal pertandingan keduanya sudah berapi-api ingin menumbangkan satu sama lain.
Pada ronde pertama, terlihat Jefri Nichol banyak melakukan pukulan-pukulan yang cukup keras di wajah El.
Sehingga membuat Ahmad Dhani, ayah kandung El Rumi yang berada di bibir ring tampak begitu cemas menyaksikan sang putra.
Namun, El juga sejak ronde pertama, tak kalah agresif. Pukulan demi pukulan mendarat di wajah sang aktor.
Hingga saat memasuki ronde ketiga, tenaga Jefri Nichol terlihat mulai habis. Pertandingan begitu dramatis ini lalu dimanfaatkan dengan baik oleh El.
Hal itu pun tak luput dari penilaian ketiga juri. El Rumi mendapatkan skor 38, 39, 39. Sementara Jefri Nichol dengan skor 38, 37, 37.
Dari skor tersebut, El Rumi lah dinyatakan sebagai pemenang dari adu tinju artis tersebut.
Setelah selesai pertandingan, Ahmad Dhani bersyukur tidak ada lagi perpanjangan ronde. Sebab ia menilai jika ada ronde lima, ia sangat yakin jika akan ada yang K.O.
“Alhamdulillah tidak ada satu ronde lagi, kalau ada satu ronde lagi pasti ada yang KO,” ujar Ahmad Dhani di atas ring usai pertandingan.
Selanjutnya, El Rumi mempersembahkan kemenangannya untuk warga Palestina dan semua orang yang sudah mendukung serta meragukan dirinya.
“Alhamdulillah, kemenangan ini untuk Palestina dan keluarga yang udah dateng, untuk orang yang mendukung dan juga meragukan saya, ini dia sabuknya ada di saya bukan di Jefri Nichol,” ujar El Rumi dikutip dari YouTube RANS Entertainment, Jumat, 17 November 2023.
Selanjutnya El juga berterima kasih ke Jefri Nichol karena sudah berani untuk naik ke atas ring serta melawan dirinya di acara adu tinju ini.
“Respect buat Jefri thank you udah mau tanding dan thank you juga buat Jefri Nichol udah berani ke ring. Kita sudah sama-sama tunjukkan kepada Indonesia sama-sama skill terbaik kita dan terima kasih untuk yang sudah nonton. Hidup tinju Indonesia,” tutup El.
Berbeda dengan Jefri Nichol bak isyaratkan kecewa usai kalah dari El Rumi di atas ring. Ia langsung cabut dari lokasi begitu Raffi Ahmad mengumumkan bahwa El Rumi memegang poin lebih banyak.
Pertandingan tinju antara Jefri Nichol dan El Rumi berlangsung cukup sengit. Mengingat keduanya sama-sama memiliki nama besar di dunia hiburan. Selain itu, baik Jefri atau El juga diketahui sama-sama menggeluti olahraga tinju.
Sampai akhirnya dipertemukan di acara Superstar Knockout yang dinaungi oleh Rans Entertainment milik Raffi Ahmad beserta beberapa pihak yang turut bekerja sama. Sekalipun Jefri tampak sering berikan pukulan ke El, sang aktor hanya mendapatkan poin 112.
Sedangkan El mendapatkan lebih banyak yakni 116 poin. Saat diumumkan poin yang didapat oleh masing-masing nama, Jefri sendiri sempat tunjukkan ekspresi tak percaya lantaran poinnya lebih rendah dibanding El.
Selain itu, usai Raffi mengumumkan kemenangan dari pertandingan tersebut Jefri langsung cabut begitu saja. Bahkan saat Raffi memanggil namanya untuk menyerahkan medali, Jefri tak lagi muncul.
”Untuk Jefri Nichol dan El Rumi kita akan sematkan medali. Jefri udah [sic!] cabut? Jefri di mana? Oke, El (sini) jadi Jefri Nichol sudah meninggalkan ring,” ujar Raffi Ahmad. “Selamat untuk El Rumi”.
Sementara itu Jefri sendiri terlihat ditemani oleh beberapa rekannya kala bertanding melawan El, salah satunya yakni Abidzar Al-Ghifari. Namun, begitu dinyatakan kalah dari El, Jefri dan rekan-rekannya langsung menghilang begitu saja dari lokasi.
Meski El Rumi sudah dinyatakan sebagai pemenang, tapi tak sedikit yang memperdebatkan penilaian juri, termasuk rekan sesama aktor Abidzar Al Ghifari.
Melalui tayangan live Instagram, Abidzar Al Ghifari melampiaskan kekesalannya atas cara penilaian juri di acara Superstar Knockout Boxing.

“Jurinya kebanyakan naik vario, ngantuk!” kata Abidzar
“Gaada, gaada yang adil, ini “tahi” namanya. Kecewa gua,” ungkapnya lagi.
Selain terkesan menganggap juri tidak profesional dia juga mengesankan adanya unsur politik dalam laga tinju Superstar Knockout ini. (MP)