
METROPOSTNews.com|PANDEGLANG- Dalam rangka membangkitkan kepariwisataan Kabupaten Pandeglang pasca diterjang bencana tsunami dan Pandemi Covid-19. Pokja Wartawan (Porwan) Kabupaten Pandeglang menggelar acara diskusi kepariwisataan di Hotel Karibea, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Jumat (23/12/2022).
Ketua Porwan Pandeglang TB Agus Jamaludin mengatakan, diskusi kepariwisataan diinisiasi Anggota Porwan Pandeglang.
“Tema diskusi kali ini wisata bangkit ekonomi kuat. Jadi kita ingin mendorong kebangkitan pariwisata di Kabupaten Pandeglang,” katanya.
Soalnya, menurut Agus, sektor pariwisata di Kabupaten Pandeglang menjadi sorotan karena kondisinya memprihatinkan. Pasca diterjang bencana tsunami 2018, gempa bumi, dan Pandemi Covid-19.
“Kondisi sektor pariwisata berada dalam posisi terpuruk. Ditandai dengan sepinya kunjungan wisatawan ke Kabupaten Pandeglang. Oleh karena itu, melalui diskusi kita mengundang orang berkompeten di bidangnya. Bukan untuk mencari orang yang disalahkan tetapi mencari solusi untuk bagaimana secara bersama membangkitkan kembali kepariwisataan di Kabupaten Pandeglang,” tuturnya.
Agus optimis, ketika memang kepariwisataan bangkit secara otomatis akan membuat sektor ekonomi masyarakat kuat. Seperti halnya Bali, itu secara ekonomi terlihat maju karena memang ditopang oleh majunya sektor pariwisata.
“Maka dari itu Kami dari Porwan mengundang Kadis Pariwisata, Ketua Kadin, Ketua PHRI, dan juga Anggota DPR RI. Untuk duduk bersama berupaya memajukan pariwisata Pandeglang kembali maju seperti masa sebelum bencana tsunami, dan Pandemi,” katanya.
Ketua Kadin Pandeglang Endi Fahrudin mengungkapkan, membangkitkan kemajuan sektor pariwisata harus diimbangi dengan kesiapan SDM-nya.
“Pandeglang ini kaya akan potensi wisata. Misalnya saja wisata religi ini sangat menjanjikan karena memang banyak kunjungannya. Pandeglang bisa maju bilamana masyarakatnya sangat luar biasa menyambut wisatawan. Masyarakat Bali dengan wisatawan sangat luar biasa,” katanya.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat Rizki Natakusumah mengatakan, dalam memajukan sektor pariwisata perlu kerjasama semua stake holder.
“Adapun saya selaku Anggota Komisi I DPR RI di Badan Anggaran turut serta mendorong kemajuan pariwisata Pandeglang. Melalui bidang infrastruktur dengan memboyong anggaran kurang lebih sebesar Rp61 miliar dari sepanjang tahun 2020-2022,” katanya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pandeglang Neneng Nuraeni mengungkapkan, pihaknya sudah memiliki sejumlah program untuk kemajuan pariwisata Pandeglang.
“Kita juga akan melaksanan program pengembangan sumber daya manusianya. Program pemasaran wisata,” katanya.
Kata dia, program unggulan pengembangan desa wisata dan geopark menuju geopark Ujung Kulon menjadi geopark nasional. Kemudian juga pengembangan desa wisata ditetapkan oleh SK Bupati.
“Ada 16 desa wisata kita kembangkan menjadi desa wisata unggulan untuk meningkatkan kunjungan wisata. Karena memang desa ada tempat pariwisatanya,” ujarnya.(Iman)
