METROPOST1.COM, Surabaya — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya telah melakukan kegiatan menjaring bibit-bibit pendongeng di 31 kecamatan yang ada di Surabaya melalui taman baca masyarakat yang ada beberapa wilayah di beberapa titik yang ada di Surabaya. Ratusan peserta yang mengikuti kegiatan kelas mendongeng yang terdiri dari anak-anak hingga orang tua/dewasa.

Di taman baca masyarakat (TBM), masyarakat yang terdiri anak-anak dan orang tua/dewasa mengikuti kelas dengan bagaimana masyarakat di ajari dengan teknik, cara mereka mendongeng dengan mahir.
Dimulai dari kelas pemula masyarakat diajari cara mendongeng oleh petugas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya sampai mereka benar-benar mahir dalam mendongeng dan akan diikutkan kelas minat bakat di Dinas Perpustakaan Kota Surabaya. Sehingga sebanyak enam puluh delapan peserta bibit pendongeng yang sudah terpilih untuk mengikuti kelas minat bakat yang di seleksi dari taman baca yang ada di Surabaya (1/9/2021).
Bibit pendongeng yang yang terpilih kelas minat bakat ini akan dibimbing dengan mentor-mentor yang pengalaman dalam mendongeng melalui tahapan- tahapan setiap kelasnya. Di akhir kelas bibit pendongeng peserta diberikan tugas membuat video dongeng sesuai materi yang sudah didapatkan.
Novita Rully salah satu kapten dongeng Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surabaya menjelaskan bahwa dalam mengikuti kelas minat bakat bibit akan mengikuti kelas cara menggunakan media, perbedaan suara, mempelajari karakter peran dongeng, jenis dongeng dan masih banyak lainnya.
Novita menjelaskan bahwa setiap bibit akan dinilai dan diambil terbaik dari kelasnya yang nantinya akan dipromosikan di kegiatan-kegiatan event. Setelah mendapatkan materi peserta dapat membuat video dongeng yang nantinya dari nilai-nilai itu akan dijumlahkan dengan nilai kehadiran, keikutsertaan kuis.
“Dalam kelas minat bakat akhirnya terpilih tujuh belas bibit pendongeng yang nantinya akan mengikuti zoom meeting dalam mendongeng pada tanggal (4/9/2021) yang akan dipilih untuk di promosikan ke event-event di masyarakat,” imbuhnya.
Di dalam penilaian akhir kelas dan praktek mendongeng Dinas perpustakaan dan kearsipan Kota Surabaya juga mengundang pendongeng nasional Kak Harris dan bonekanya Ayis. Di dalam mendongeng Kak Harris juga memberikan contoh mendongeng dan di dalam mendongeng Kak Harris membawakan dongeng Fabel tentang kebun binatang.
Bilqis Nafazah salah satu perwakilan dari taman baca rusun sememi Benowo sangat senang dan bangga bisa masuk kelas minat bakat dan bisa masuk dalam tujuh belas yang akan ikut zoom pada esok hari Sabtu. (Ags)