
METROPOSTNews.com | Majalengka – Bupati Majalengka H. Karna Sobahi tadi pagi melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pasar tradisional.
Sidak ini dilakukan menjelang Puasa Ramadhan yang tinggal beberapa Minggu lagi.Tak hanya itu ia pun berkunjung ke sebuah toko yang berada di wilayah pasar Kadipaten.
Sidak ini bertujuan untuk memantau harga dan stok bahan kebutuhan pokok di wilayah Majalengka tetap terkendali.
“Ini menyangkut kebutuhan rakyat. Di manapun pedagang, di toko-toko, mall, maupun pasar-pasar, saya ingin menghimbau kepada semuanya agar betul-betul bisa menjaga stabilitas keberadaan barang dan harga di Majalengka, agar rakyat bisa merata menikmati,” kata Karna, Rabu 9 Maret 2022.
Dengan ini ia berharap agar masyarakat tidak panic buying atau memborong barang secara berlebihan saat stok melimpah di pasaran.
“Apa yang dibutuhkan yang sedang menjadi pemberitaan hangat saat ini, mengenai minyak goreng betul-betul dilapangan itu berkurang, bahkan tidak ada. Dicontohkan dia di toko ini saya melihat minyak itu ada, tapi sangat terbatas,” ucapnya.
“Makanya upaya pedagang disini mencoba mengendalikan kepada para pembeli agar tidak terjadi pemborongan terhadap minyak yang ada,” ujarnya.
Karna meminta agar terus para pedagang toko di Majalengka terus berusaha mencari solusi agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
“Kalau harga tetap stabil. Tetapi saya minta kepada pemilik toko agar barangnya selalu ada dan terjangkau oleh rakyat alias tidak mahal,” tuturnya.
Sidak ini juga Bupati Karna menghimbau kepada pemilik toko agar tidak ‘nakal’ dalam mengatur setingan timbangan penjualan. Pasalnya, hal ini juga dapat merugikan para konsumen.
“Kemungkinan akan ada yang memanfaatkan situasi seperti ini. Dengan mengurangi timbangan kepada masyarakat makanya tadi Kadisperdagin sudah mengirimkan tim untuk memastikan agar timbangan itu betul-betul memiliki tingkat validitas dalam menimbang barang yang dijual,” jelasnya. (Ade)

