
MetropostNews.com |INDRAMAYU — Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, kini bersiap menjadi salah satu alternatif pendaratan pesawat jika penerbangan dari Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) kembali dialihkan.
Direktur Utama PT BIJB Ronald H Sinaga mengatakan, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan perhatian khusus agar para penumpang yang mendarat di Kertajati mendapat pelayanan terbaik.
Bukan cuma soal pendaratan pesawat, akses penumpang setelah keluar bandara juga menjadi perhatian.
Salah satu solusinya adalah hadirnya rute reguler Bus DAMRI Bandung–Indramayu yang transit di Bandara Kertajati.
Artinya, penumpang yang mendarat di Kertajati kini punya pilihan transportasi umum reguler untuk melanjutkan perjalanan, menuju wilayah Indramayu maupun Bandung.
Sebelumnya, ketika dua pesawat Garuda Indonesia yang membawa ratusan jemaah umrah dari Arab Saudi dialihkan ke Kertajati pada Minggu (6/9/2026), pihak bandara harus bergerak cepat menyediakan transportasi lanjutan.
Sebanyak 15 bus disiapkan agar seluruh penumpang bisa melanjutkan perjalanan melalui jalur darat pada hari yang sama.
Ronald mengatakan, Bandara Kertajati juga menyiapkan ruang tunggu, makanan dan minuman, hingga kursi pijat bagi penumpang yang harus menunggu kendaraan lanjutan.
“Intinya pengalihan rute tersebut harus mengutamakan kenyamanan dan keamanan penumpang,” ujar Ronald.
Dengan kondisi Bandara Soetta yang masih ditutup sementara, BIJB Kertajati pun menyatakan siaga menerima kemungkinan penerbangan tambahan.
Sejumlah maskapai disebut sudah mengajukan permohonan untuk mendarat di Kertajati. Tinggal menunggu kepastian jadwal operasional dan rotasi armada.
(Arrie tharina)

