
METROPOSTNews.com | Sebagai pendatang baru tidak menyurutkan nyali para punggawa FRANKENSTEIN band., Group musik asal Magelang ini siap bertempur mengerahkan semua kemampuan terbaik dengan karya-karyanya untuk bersaing dan memeriahkan belantika industri musik Rock Indonesia khususnya kota Jogjakarta dan Magelang. Kami mengusung genre Rock, tapi FRANKENSTEIN band ini bisa di bilang berbeda dengan band-band indie pada umumnya baik dari segi konsep lirik maupun instrumen “jelas manager sekaligus player Frankenstein band””(ojiek/bassist).
Band yang di gawangi Tyo (vocal).,Yudho (gitar).,Ojiek (bass).,Roy bagos (keyboard).,Assa (Drum) ini sebenernya sempat vacum beberapa tahun dengan berganti-ganti personil atau bongkar pasang personil. cukup lama juga sejak di bentuk beberapa tahun yang lalu sampai akhirnya baru beberapa bulan belakangan ini tepatnya di bulan Agustus tahun 2022, FRANKENSTEIN.,bangkit lagi dari tidur panjangnya dan menyatakan siap kembali merambah belantika musik tanah air dengan karya-karya yang fresh untuk di dengar dengan mayoritas lirik berbahasa inggris yang easy listening yang hampir keseluruhannya bertemakan sosial dan beberapa single sudah tersedia di channel youtube dan platform digital dengan single pertama “”Kill Our Fears”” sebagai penggebrak awal kami memulai bertempur di belantika musik rock Indonesia.
Kami berencana ingin launching band di pertengahan bulan februari 2023 dengan mengenalkan beberapa single yang sudah kami rilis. Semoga tidak ada kendala dan di berikan kelancaran sampai hari H “Lanjut ojiek.
Dan kami berharap karya-karya tersebut dapat di terima masyarakat luas. Bahkan pihaknya telah berusaha agar pecinta musik khususnya musik rock dapat dengan mudah mengakses lagu-lagu tersebut baik secara online maupun streaming. Bukan saja menghibur tapi harapan kami semoga karya-karya FRANKENSTEIN juga mampu menginspirasi dan memberi motivasi.,”imbuhnya..
Dan semua dari pada itu juga tidak lepas dari sosok di belakang layar yang saat ini menjadi manager sekaligus Musik direct dan aranger Frankenstein. Afif Musyadad/ajib, beliau juga seorang mantan musisi yang sempat masuk di majorlable..
Tentang nama FRANKENSTEIN yang kini digunakan, sang vocalis menuturkan riwayat yang sebenarnya seluruh personil sebelum saya (tyo),dan sang keyboardist (roy bagos) masuk di band ini adalah seluruh personil sangat menyukai film dengan cerita horor dan sains., dan saat itu juga sangat pas sekali dengan film FRANKENSTEIN yang menjadi ikonik dalam sejarah film yang di ambil dari Novel Frankenstein tahun 1818 karya Mary wolstonecraft Shelley, yang menceritakan atau menggambarkan monster yang dihidupkan dari potongan-potongan mayat atau hasil dari sains. Dan film tersebut adalah film pertama di dunia bertema horor dan sains, sesuai dengan aliran musik kami yang mengkolaborasikan dari semua unsur genre musik rock dan menjadi hasil karya kami. “Ungkap Tyo.***
