
METROPOSTNews.com | Lebak – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno beserta jajaran mengunjungi Desa Wisata Saba Budaya Baduy, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak untuk melakukan penilaian lapangan Desa Wisata Saba Budaya Baduy yang masuk dalam 50 besar nominasi Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Pada kunjungan Kementerian yang diterima langsung Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya bersama Forkopimda Kabupaten Lebak juga Kepala Desa Kanekes (Baduy), Sandiaga terkesan dengan budaya di Baduy dan berpesan untuk selalu menjaga serta melestarikan kearifan budayanya.
“Tadi malam (Sabtu-red) tiba di Baduy dan pagi saya langsung ke rumah Kepala Desa Kanekes. Disitu saya melihat cara membakar singkong dan menggunakan kayu bakar. Kemudian ke Kampung Gajebo dan menanam padi secara tradisional. Saya terkesan desa ini ada aspek budayanya. Namun yang perlu kita perhatikan adalah bagaimana kita tetap melestarikan budaya lokal agar bisa kita wariskan ke anak cucu kita,” kata Sandiaga, Sabtu (14/10/2022).
Sandi meyakini, bahwa Desa Wisata Saba Budaya Baduy bisa dijadikan destinasi unggulan yang tentunya dapat membantu mensejahterakan masyarakat di Kabupaten Lebak pada umumnya dan masyarakat desa wisata tersebut pada khususnya.
“Kita harus terus menjaga adat dan kearifan lokal ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Lebak, Iti Octavia Jayabaya mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ke Kabupaten Lebak. Sehingga, kunjungan ini dapat dijadikan motivasi bagi Kabupaten Lebak yang sedang mewujudkan Lebak sebagai destinasi wisata nasional berbasis potensi lokal.
“Saya sepakat apa yang dikatakan. Pak menteri, agar kita semua melestarikan kebudayaan yang ada di Lebak,” paparnya.
Iti juga berharap, dengan tumbuhnya sektor pariwisata bisa meningkatkan dan mensejahterakan perekonomian masyarakat dan dapat membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas.
“Saya berharap sektor pariwisata ini bisa meningkatkan dan mensejahterakan perekonomian masyarakat, serta membuka lapangan pekerjaan melalui ekonomi kreatif,” tutur Iti. (Ajat)

