
Metropostnews.com/Indramayu – Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti pentingnya optimalisasi sektor ini sebagai salah satu sumber utama pembiayaan program pembangunan di Jawa Barat.
Dalam kunjungan ini, Ono Surono disambut oleh Kepala Samsat Indramayu beserta jajaran.
Menurut Ono, terdapat sekitar 370.000 kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, di Indramayu. Hal ini menjadi potensi besar untuk meningkatkan PAD Jawa Barat. “Pendapatan dari pajak kendaraan bermotor ini diharapkan dapat mendanai berbagai program pembangunan, termasuk perbaikan jalan dan infrastruktur lainnya. Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota perlu bersinergi untuk memaksimalkan potensi ini,” ujar Ono.
Ia juga menyoroti adanya perubahan skema pembagian PAD di tahun 2025. Dari total pendapatan sebesar Rp6, triliun, alokasi untuk 27 kabupaten/kota di Jawa Barat harus lebih dimaksimalkan dalam mendukung pembangunan sarana dan prasarana, khususnya jalan yang rusak. “Hal ini harus menjadi komitmen bersama antara gubernur, bupati, dan wali kota untuk memastikan anggaran tersebut benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tambahnya.
Dalam kunjungannya, Ono juga memuji upaya Samsat Indramayu dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk melalui program pemutihan pajak, penelusuran wajib pajak, dan sosialisasi. Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan pelayanan yang lebih baik lagi.
“Apa yang dilakukan teman-teman di Samsat sudah cukup baik, tetapi perlu ada langkah lebih maju, terutama dalam menyesuaikan dengan kondisi ekonomi masyarakat saat ini yang sedang sulit. Kebijakan-kebijakan yang memudahkan masyarakat membayar pajak harus terus didorong agar potensi pendapatan ini dapat dimaksimalkan,” jelas Ono.
Selain itu, Ono mengimbau masyarakat untuk lebih sadar dalam memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan bermotor. Ia menekankan pentingnya edukasi dan sosialisasi yang terus-menerus agar masyarakat memahami dampak positif dari pembayaran pajak terhadap pembangunan daerah.
“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama. Jika mereka memahami bahwa pajak yang mereka bayarkan akan kembali dalam bentuk pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya, saya yakin kepatuhan akan meningkat,” pungkasnya.
Kunjungan ini menjadi salah satu langkah konkret Ono Surono dalam memastikan PAD Jawa Barat dari sektor pajak kendaraan bermotor dapat memberikan kontribusi maksimal bagi pembangunan yang merata di seluruh wilayah provinsi.
( T Ragil )

