METROPOSTNews.com | Pandeglang – Sebuah postingan seorang ibu di Instagram yang mengeluhkan tentang kematian anaknya mendapatkan perhatian dan Viral di media sosial, dalam postingan tersebut sang ibu @aisyah_yuniah memaparkan tentang kematian anaknya Rizki yang merupakan seorang santri/pelajar dikeroyok oleh 7 orang kakak kelasnya.
Dalam postingan tersebut juga dijelaskan bahwa pada awalnya kematian anaknya dikatakan oleh pelaku akibat meminum air sabun. Namun sang ibu merasa bahwa hal tersebut tidaklah masuk akal hingga akhirnya dilakukan rontgen atau pemeriksaan secara medis.

Hasilnya @aisyah_yuniah merasakan adanya kejanggalan atas kematian anaknya, dan melaporkan hal tersebut kepada pihak berwajib.
“Setelah dilakukan rontgen ternyata banyak luka lebam di tubuh anak saya hingga batang otaknya mati, ternyata anak saya diperlakukan keji oleh para pelaku disiksa 2 malem oleh para pelaku sampai anak saya berpulang” tulisnya dalam postingan tersebut.
Sang ibu juga mengeluhkan bahwa keadilan belum berpihak kepadanya dan anaknya dimana 7 orang pelaku masih bebas berkeliaran, “yang membuat saya sebagai seorang ibu sangat sedih adalah keadilan belum berpihak pada saya para pelaku di luar sana dengan gembiranya masih bebas berkeliaran masih nongkrong sana sini upload di sosmed mereka dengan kebebasannya”.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga melalui akun instagramnya menjelaskan prihal kasus tersebut dalam sebuah postingan, dimana ia berterimakasih atas informasi yang telah disampaikan dan menjelaskan bahwa perkara tersebut saat ini tengah dalam penyidikan Polres Pandeglang.
“Terimakasih atas informasinya. Perkara saat ini dalam penyidikan Polres Pandeglang, telah ditetapkan 7 tersangka berstatus siswa. Berkas sudah dilimpahkan ke Kejaksaan, akan dilengkapi dengan rekonstruksi dalam waktu dekat” tulis AKBP Shinto Silitonga melalui akun instagramnya.
Ia juga mengungkapkan rasa empati pada keluarga korban dan memastikan sanksi pidana berat – beratnya terhadap para pelaku. (Aditya)