
METROPOSTNews.com | KALTIM SAMBALIUNG – Seorang anak perempuan berusia 10 tahun yang dilaporkan hilang di Sungai Kelay pada Kamis (14/7/2022) sore lalu, akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (16/7/2022) pagi sekira pukul 06.30 WITA. Korban ditemukan 5 kilometer jauhnya dari lokasi awal korban tenggelam di Kampung Bena Baru, Kecamatan Sambaliung.
Korban berhasil ditemukan oleh dua orang warga yang juga turut melakukan pencarian terhadap korban. Pencarian hari ketiga yang dimulai pada pukul 06.00 WITA itu, segera membuahkan hasil. Korban ditemukan pada pukul 06.30 WITA.
“Pencarian terus dilanjutkan. Pada hari ketiga, warga yang juga turut membantu mencari korban menggunakan perahu ketinting, menemukan korban sudah meninggal dunia dan dalam kondisi mengapung, dengan jarak lokasi penemuan dan lokasi awal korban tenggelam sejauh 5 kilometer,” ungkap Kapolsek Sambaliung, AKP Budi Witikno, Sabtu (16/7/2022) siang.
Korban pun segera dievakuasi oleh pihak kepolisian yang terdiri dari Polsek Sambaliung dan Sat Polairud Polres Berau serta BPBD dan Tim SAR Kabupaten Berau. Total tim gabungan untuk melakukan pencarian tersebut sebanyak 20 orang, yang turut dibantu oleh warga sekitar. Dengan menggunakan 1 unit speedboat, 1 unit motor boat dan 7 unit perahu milik warga.
“Usai dievakuasi, korban dibawa ke RSUD dr. Abdul Rivai Tanjung Redeb untuk dilakukan visum et repertum,” lanjutnya.
Sebelumnya diberitakan, seorang anak perempuan berusia sekira 10 tahun, dilaporkan tenggelam di Sungai Kelay, perairan Kampung Bena Baru Kecamatan Sambaliung, pada Kamis (14/7/2022) sekitar pukul 17.00 WITA.
Korban bersama tiga temannya sedang mandi dan berenang di sungai. Tidak lama, terjadi arus deras di sekitar lokasi, yang menyebabkan mereka hanyut. Ketiga temannya berhasil diselamatkan. Namun, korban tak sempat diberikan pertolongan dan hilang tenggelam.
Korban berhasil ditemukan tiga hari kemudian.
Usai dilakukan visum, oleh pihak keluarga, korban akan segera dimakamkan.(Tim)


