
METROPOSTNews.com | Indramayu – Pemerintah Desa Bulak dengan Bulak Lor Kecamatan Jatibarang Kabupaten Indramayu bersatu gelar acara karnaval budaya lokal unjungan yang turun temurun dari tahun- Ketahun terus dilaksanakan sebagai bentuk rasa syukur kepada tuhan yang maha esa atas kemakmuran petani didesa bulak dan bulak lor, acara ini juga didukung oleh perumdam PDAM Tirta darma ayu yang turut berkesinambungan menjaga budaya lokal yang ada di kabupaten Indramayu Minggu 2/10/2022.
” Acara karnaval dimeriahkan dari berbagai unsur kesenian yang datang untuk meramaikan jagat Indramayu seperti halnya untuk menyambut pejabat perumdam PDAM Tirta darma ayu Ady Setiawan, di siapkan dari berbagai tarian diantaranya tari topeng, tari silat, serta banyak juga yang lainya seni budaya yang ada di Indramayu tumpah ruah mengisi kemeriahan, Ia pun meminta maaf kepada semua masyarakat bahwa bupati Nina Agustina tidak bisa hadir dalam acara ini hanya bisa berpesan mengucapkan assallamualaikum wr.wb kepada semua masyarakat Indramayu yang mengunjugi acara ini dan di jawab pula oleh warga sekitar walaikum salam wr.wb.
Kepala desa bulak. Suradi Budianto yang sempat terkonfirmasi oleh MeyropstNews menyambut baik datang nya para awak media yang hendak meliput acara seremonial karnaval budaya lokal Indramayu, sementara kepala desa menjelaskan tentang budaya’ yang sampai saat ini turun temurun dijaga kelestariannya.
Kunci dari pada kesuksesan dalam membina masyarakat untuk selalu kompak dalam pemaparannya seorang kepala desa harus selalu memberikan sosialisasi juga dorongan moral yang bisa berikan pandangan dan motivasi nya kepada warga tentunya, hal ini dipandang perlu kuhususnya warga bulak karna acara rutinan ini kalo bukan kita semua mau siapa lagi”, tegas kepala desa tersebut.
Kegiatan acara ini terbilang cukup sukses mengutip dari komentar warga yang hendak berduyun-duyun menghantarkan hasil Panin dari hasil bumi sebut saja ibu suniah menurut komentarnya ia sangat senang, karna acara ini cukup megah juga bisa bersilahturahmi antar warga,.dari Rt sampai dengan Rt yang lainya”, ujar suniah.
Masyarakat setempat juga berpendapat acara rutin tahunan ini tidak boleh punah harus dijaga jangan sampai hilang di telan jaman.
Kelebihan kegiatan acara karnaval unjungan yang menurut warga bisa mendatangkan banyak riszki alasnya dari berbagai daerah bisa berkunjung disitu banyak yang bisa dimanfaatkan oleh warga atau penduduk setempat untuk berjualan apa saja yang bisa mendapatkan pundi-pundi ekonomi,”ungkap warga.
“Di sisi lain potensi yang bisa dikembangkan adalah budaya lokal seperti kesenian yang ada di kabupaten Indramayu.
dengan kompaknya ibu-ibu PKK dari desa bulak turut menjelaskan kepada awak media bahwa diharapkan kan kelanjutan dari pada kegiatan acara tersebut senantiasa bisa berkelanjutan sampai anak cucu kita pasalnya sudah banyak kian terjadi di berbagai desa budaya kearifan lokalnya hendak hilang ditelan jaman”, imbuhnya.
Hal itu tidak boleh terjadi di desa kami harus selalu tetap terjaga kelestariannya jadi himbauan kami dari ibu-ibu PKK untuk pemdes sendiri agar bisa menjaga budaya dari leluhur nenek moyangnya”, pungkas ibu PKK. ( T ragil )q

