
METROPOSTNews.com | Cirebon – Dalam upaya menurunkan prevalensi stunting di Kota Cirebon, berbagai langkah strategis dilakukan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Cirebon. Hal tersebut disampaikan Kepala DKP3 Kota Cirebon, Yati Rohayati melalui T Suharto, Kabid Kerawanan dan Keamanan Pangan DKP3 di kantor setempat, Jl. Kalijaga, Kota Cirebon, Rabu (15/6/22).
“Pemerintah telah menetapkan target penurunan prevalensi stunting sebesar 14% pada tahun 2024,” sebut T Suharto.
Ia menyebutkan, prevalensi Stunting di Kota Cirebon saat ini berada pada peringkat ke 24= 30.60% di Provinsi Jabar.
Berbagai upaya penanganan pun dilakukan pihaknya, mencakup intervensi spesifik dan sensitif yang dilaksanakan secara konvergen, holistik, integratif dan berkualitas melalui kerjasama multi sektor.
Selain itu, masih kata T Suharto, peran DKP3 Kota Cirebon berperan melaksanakan dalam upaya mengatasi penyebab tidak langsung terjadinya stunting.
“Contohnya pemberian bantuan bahan makanan, asupan makanan bergizi serta peningkatan akses pangan,” tandasnya.
Dengan berbagai upaya tersebut, T Suharto pun berbarap prevalansi angka stunting di Kota Cirebon dapat menurun sesuai target.

