
MetropostNews.com | LEBAK – Sebanyak 196 satuan pendidikan jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Lebak, Banten, mendapat bantuan program revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat pada 2026.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, Dodi Irawan, mengatakan program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keamanan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi peserta didik maupun tenaga pendidik.
“Kami berharap perbaikan sekolah melalui program revitalisasi itu agar kegiatan belajar mengajar (KBM) nyaman dan aman,” kata Dodi di Lebak, Kamis (13/8/2026).
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kabupaten Lebak, penerima program revitalisasi tersebut meliputi 74 unit PAUD, 83 unit SD, dan 39 unit SMP.
Dodi menjelaskan, penetapan sekolah penerima bantuan dilakukan berdasarkan data pemerintah pusat, termasuk Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dengan mempertimbangkan kondisi dan tingkat kerusakan sarana serta prasarana pendidikan.
Sekolah dengan tingkat kerusakan bangunan di atas 70 persen menjadi salah satu prioritas dalam pelaksanaan program revitalisasi tersebut.
Meski demikian, Dodi menyebutkan program revitalisasi masih dalam proses pelaksanaan sehingga total anggaran yang dialokasikan untuk seluruh penerima bantuan belum diketahui secara keseluruhan.
“Kita memastikan realisasi perbaikan sekolah melalui program revitalisasi itu dilaksanakan tahun ini,” ujarnya.
Ia mengatakan, revitalisasi tidak hanya mencakup perbaikan bangunan sekolah, tetapi juga pembangunan dan penataan sejumlah fasilitas pendukung pendidikan. Di antaranya pembangunan ruang kelas baru (RKB), ruang guru, perbaikan ruang kelas yang rusak, toilet, serta penataan lingkungan sekolah.
Menurut Dodi, pelaksanaan revitalisasi juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Pengerjaan program melibatkan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan sekolah, termasuk komite sekolah dan masyarakat.
“Program revitalisasi ini menunjukkan kehadiran negara dalam memberikan pelayanan terhadap satuan pendidikan agar kegiatan belajar mengajar berlangsung aman dan nyaman,” katanya.
Selain memperbaiki kondisi fisik sekolah, program tersebut diharapkan dapat mendorong pemerataan standar sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Lebak, sehingga kualitas fasilitas sekolah di wilayah perdesaan dapat terus ditingkatkan.
“Kami menyambut baik adanya program revitalisasi dari pemerintah pusat. Selain menyerap tenaga kerja, program ini juga mendukung peningkatan mutu dan kualitas satuan pendidikan sesuai harapan Presiden Prabowo Subianto guna mewujudkan Generasi Emas 2045,” kata Dodi. (Apuh)

