Metropostnews.com/LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak terus menggenjot pengembangan ekonomi kerakyatan dengan menghadirkan Pasar Kandang Sapi di Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, sebagai pusat aktivitas niaga baru. Langkah ini diharapkan menjadi solusi atas kepadatan di pusat kota sekaligus membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM.
Pasar yang berlokasi sekitar lima kilometer dari Pasar Induk Rangkasbitung ini dirancang untuk menampung lebih dari 800 pedagang, sebagian besar berasal dari area pasar subuh Jalan Sunan Kalijaga. Seiring pembangunan fisik pasar, tantangan terbesar yang sempat mencuat adalah keterbatasan akses transportasi umum.
Menjawab kebutuhan tersebut, Pemerintah Daerah melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak resmi menyesuaikan tiga trayek angkutan kota agar menjangkau kawasan pasar baru. Kepala Dishub Lebak, Rully Edward, menyatakan bahwa Bupati telah menerbitkan surat keputusan terkait perubahan rute.
“Tiga trayek angkutan kota kini resmi melayani rute ke Pasar Kandang Sapi. Ini bagian dari komitmen kami untuk mendukung kelancaran mobilitas warga,” ujarnya, Senin (18/05/2025).
Adapun rute yang dimaksud meliputi Terminal Curug–Terminal Kalijaga, Citeras–Terminal Kalijaga, dan Maja–Terminal Curug, yang kini diperluas hingga mencapai area pasar.
Kepala Bidang Angkutan, Terminal, dan Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik, menambahkan, penyesuaian ini bertujuan menciptakan konektivitas antara pusat ekonomi dan permukiman warga.
“Kami ingin memudahkan masyarakat menjangkau pasar tanpa bergantung pada kendaraan pribadi, serta membantu mengurangi kemacetan di pusat kota,” ungkapnya.
Pasar Kandang Sapi tidak hanya difungsikan sebagai lokasi relokasi pedagang, tetapi juga bagian dari rencana besar penataan ruang Kota Rangkasbitung. Pemerintah berharap keberadaan pasar ini mampu menata ulang wajah kota menjadi lebih tertib sekaligus memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat sekitar. (Ajat)

