
Metropostnews.com/Sukabumi – Gak banyak yang tahu lho jika di sekitar kawasan objek wisata Selabintana, Kecamatan/Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat terdapat sebuah kompleks yang sudah puluhan tahun dibiarkan terbengkalai hingga terkesan telah menjadi kota mati. So Scary !!!
Bisa kalian lihat dibeberapa channel youtube, di kompleks kota mati tersebut terdapat banyak bangunan layaknya kompleks hunian mewah, tapi dibiarkan telantar.

Alhasil, kalau kalian ngeliat langsung, kompleks tersebut bak sebuah kota mati yang ditinggalkan oleh penduduknya setelah diobrak-abrik pasukan Zombie..hiiii syeremm gak sehh !!!
Namun, jika melihat hampir semua bangunan tampak belum rampung dibangun, terkesan kompleks tersebut memang belum pernah dihuni manusia.
So, gak heran kan kalo diduga, kompleks perumahan tersebut masih dalam proses pembangunan dan belum sempat dipasarkan. Hal itu terlihat dari semua bangunan yang dibiarkan rusak.
Kalian bisa lihat sendiri dalam semua foto , di mana semua bangunan fasilitas umum dan hunian tampak hancur, pun ilalang memenuhi hampir semua kawasan.
Meskipun sebagian di antaranya tampak dialihfungsikan menjadi lahan pertanian, tapi tak urung gak ngurangin level seremnya kan?
Terlihat rerumputan tak terawat dan tumbuhan perdu serta lumut tumbuh subur di tembok-tembok usang. Gak cuma itu, sebagian rumpun rerumputan memiliki tinggi nyaris menyamai bangunan di dekatnya.
Sementara, kaca-kaca dan genting rumah terlihat hancur dan berjatuhan ke tanah. Demikian pula dengan cat-cat rumah, semuanya terlihat usang dan mengelupas dari dinding.
Fyi, gak diketahui pasti alasan kompleks perumahan itu dibiarkan terbengkalai, meskipun berlokasi di kawasan yang terkenal sejuk dan asri. Sejauh mata memandang, terlihat area perbukitan dan Gunung Gede Pangrango.
“Kompleks di sini terkenal dengan nama Kota Mati Sukabumi, tapi suasana di sini adem banget sih. Banyak pohon cemara, pemandangan keren,” demikian narasi di sebuah kanal YouTube dikutip, Jumat (24/2/2023) dinihari.
Btw alias by the way, area di kawasan pintu gerbang kompleks perumahan tersebut terlihat lebih bersih ketimbang di bagian dalam kompleks. Hal itu diduga karena area taman di sekitar pintu gerbang kompleks kerap dijadikan tempat nongkrong warga dan wisatawan yang berlibur ke kawasan Selabintana.
Bisa kalian saksikan juga, layaknya bangunan bergaya Eropa klasik, sejumlah rumah terlihat memiliki cerobong.
“Kayak bangunan-bangunan Eropa gitu enggak sih? Ada cerobong-cerobong asapnya,” kata pengunjung dalam kanal youtube.
Selain bangunan rumah, di dalam kawasan kompleks tersebut juga terdapat bangunan yang diperuntukkan untuk masjid dengan satu menara di salah satu sisinya setinggi sekira 5 meter.
Terlihat kaca di bagian atas yang sejatinya berfungsi sebagai sumber cahaya di dalam masjid, pun juga pecah dan rumput tumbuh di dekatnya.
Sedangkan, di bagian kubah terlihat kusam dan lapuk dan ditumbuhi lumut. Demikian di bagian pagar masjid, ilalang tumbuh bahkan melebihi tinggi pagar.
“Ini seperti bangunan masjid. Bangunan masjid ini seperti masjid At Tawun di Puncak, ya,” tutur pemilik video.
Gak hanya itu Gess, juga terdapat sebuah bangunan menyerupai kastil dengan dinding bata merah yang terlihat lapuk dan ditumbuhi lumut.
Coba deh perhatiin, Bangunan kastil tersebut seakan dikepung oleh tumbuhan pertanian warga dan rerumputan ialalng dan jalar, sehingga terlihat bak puing benteng pertahanan yang hancur akibat peperangan.
“Ini kayak sebuah ruangan besar dengan atap bolong. Di kanan dan kiri ada sebuah ruangan seperti kios. Mungkin ini dulu akan dijadikan sport club ataupun kolam renang gitu ya,” lanjut doi lagi dalam narasi dalam video.
Gimana Gess ? Kalian berani gak tinggal di sana. (Andrian)

