
Metropostnews.com | Lebak – Empat sekolah di Kabupaten Lebak, Banten, meraih penghargaan Adiwiyata tingkat Kabupaten Lebak tahun 2025. Penghargaan tersebut diberikan oleh Bupati Lebak dan diserahkan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lebak sebagai bentuk apresiasi terhadap sekolah yang berkomitmen dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.
Kepala Bidang Penataan dan Peningkatan Kapasitas DLH Kabupaten Lebak, Erik Indra Kusuma, menyebutkan empat sekolah penerima penghargaan Adiwiyata Kabupaten Lebak tahun 2025, yakni SMP Negeri 1 Leuwidamar, SD Negeri 1 Leuwidamar, SD Negeri 1 Cilograng, dan MTs Negeri 2 Lebak.
“Sekolah yang mendapat penghargaan Adiwiyata Kabupaten Lebak 2025 yakni SMPN 1 Leuwidamar, SDN 1 Leuwidamar, SDN 1 Cilograng, dan MTsN 2 Lebak,” ujar Erik, Sabtu (10/1/2026).
Menurut Erik, penghargaan Adiwiyata diberikan kepada sekolah yang menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga dan mengelola lingkungan hidup di lingkungan sekolah secara berkelanjutan.
“Ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah daerah atas dedikasi seluruh warga sekolah dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan berbudaya lingkungan,” jelasnya.
Hingga saat ini, tercatat sebanyak 32 sekolah dari jenjang Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Lebak telah menyandang predikat Sekolah Adiwiyata.
“Karena Pemerintah Kabupaten Lebak hanya membawahi jenjang SD dan SMP, maka penilaian difokuskan pada dua jenjang tersebut. Sekolah yang dinilai adalah sekolah yang mengajukan permohonan, namun karena ini merupakan program pemerintah, kami juga berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk mendorong sekolah lain agar berpartisipasi,” kata Erik.
Sementara itu, Kepala DLH Kabupaten Lebak, Irvan Suyatupika, berharap sekolah yang telah meraih predikat Adiwiyata dapat terus menjaga konsistensi dalam menerapkan prinsip-prinsip kepedulian terhadap lingkungan.
“Siswa setiap tahun berganti. Harapan kami, nilai-nilai kepedulian dan budaya lingkungan hidup yang ditanamkan di Sekolah Adiwiyata dapat terus diterapkan oleh para siswa serta mendukung pembangunan berkelanjutan,” ujarnya. (Ajat)

