MetropostNews.com | Indramayu – Dua mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) yang menjadi korban kegiatan susur Sungai Cimanuk akhirnya dimakamkan, Senin (10/11/2025).
Jasad Muhammad Lana dimakamkan di Desa Terusan, Kecamatan Sindang, sementara Agung dimakamkan di Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat.
Pihak Polindra menegaskan kegiatan susur sungai tersebut tidak memiliki izin dan dilakukan tanpa sepengetahuan kampus.
Kepala Bagian Kemahasiswaan Polindra, Ade Syarief, menyampaikan duka cita mendalam dan memastikan akan melakukan evaluasi terhadap aktivitas mahasiswa di luar kegiatan resmi kampus.
Insiden di Bendungan Karet Bangkir, Desa Rambatan Wetan, Kecamatan Lohbener, itu menewaskan dua dari tujuh mahasiswa yang ikut dalam kegiatan susur sungai. Pihak keluarga korban mengaku ikhlas dan berharap kejadian serupa tidak terulang.
(Tuti Ragil)

