
MetropostNews.com | Pagaralam – Pasca pemerintah mengumumkan secara resmi kenaikkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi beberapa pekan lalu, gelombang aksi penolakan yang dilakukan oleh para mahasiswa di seluruh Indonesia masih terus dilakukan, tak terkecuali di Kota Pagaralam. Kamis (15/9/2022).
Namun, unjuk rasa yang digelar mahasiswa dan pemuda Pagaralam didepan gedung DPRD Pagaralam harus menelan pil pahit. Pasalnya seluruh anggota DPRD Kota Pagaralam sedang tidak berada ditempat.
Dikabarkan seluruh anggota DPRD Kota Pagaralam sedang dinas luar.
Meskipun tidak ada anggota DPRD Kota Pagaralam yang menemui para mahasiswa, namun salah satu Kabag di Sekretariat DPRD Pagaralam menemui para pengunjuk rasa untuk memberitahukan bahwa anggota DPRD tidak ada di Pagaralam saat ini.
“Kami sampaikan bahwa hari ini seluruh anggota DPRD Kota Pagaralam sedang dinas luar kota untuk membahas anggaran pasca kenaikkan BBM,” kata Kabag Arjanggi di depan ratusan pengunjuk rasa.
Pihak sekretariat menawarkan kepada pengunjuk rasa untuk bisa kembali datang ke gedung DPRD melalui perwakilan pada hari Senin mendatang.
“Kami akan memfasilitasi perwakilan mahasiswa untuk bertemu dengan dengan anggota DPRD Pagaralam pada Senin depan,” ujarnya.
Mahasiswa berharap anggota DPRD dapat menemui pengunjuk rasa untuk mendengarkan aspirasi mereka.
“Kami kecewa, karena wakil kami tidak bisa menemui kami. Mereka lebih memilih dinas ke luar kota daripada menemui kami rakyat yang mereka wakili,” ungkap salah seorang massa aksi
Yosi Ariska


